Berbisnis adalah suatu hal yang menyenangkan apabila anda menyeriusinya,ada hal-hal yang menarik dalam dunia bisnis,salah satunya adalah mendapatkan keuntungan dan terpenuhinya pencapain target yang kita inginkan.Tentunya suatu hal yang membanggakan apabila konsumen terpuaskan akan layanan kita.
Rintangan memang akan selalu ada. Kalau tidak ada rintangan,maka tidak ada istilah sukses.Habis,semuanya serba lancar sih. Namun,yang penting kita camkan adalah: bahwa semua rintangan pasti bisa kita atasi,asal kita mau bekerja dan berusaha secara nyata,sehingga pikiran kita mantap melakukan segala hal yang kita inginkan.
Walaupun begitu,janganlah langkah-langkah sukses itu di warnai dengan sikap dan tindakan gegabah. Anda juga harus waspada terhadap beberapa tanda bahaya dalam bisnis. Dengan kata lain, jangan terlalu terlena oleh rasa percaya diri anda,sehingga tidak mengindahkan bahaya yang bisa mengancam bisnis anda.Sehingga peluang bisnis untuk meraih keuntungan akan lenyap sia-sia. Sebaliknya,dengan rasa percaya diri penuh,anda harus tetap mampu mengobservasi jalannya usaha anda, sehingga anda dapat mengatasi berbagai problema kecil yang timbul,sebelum berkembang manjadi problema berat dan serius.
Bukalah mata dan telinga lebar-lebar,terhadap tanda-tanda bahaya dalam bisnis anda. Berikut ini adalah sepuluh problema yang perlu anda perhitungkan kehadirannya:
- Banyak konsumen yang meninggalkan toko anda tanpa membeli apa-apa.
- Banyak langganan tetap yang mulai berhenti tidak kembali ke toko anda.
- Banyak produk yang mestinya habis,tapi tetap utuh dalam jumlah yang sangat menyolok.
- Sales menurun dratis dibanding sales tahun lalu.
- Anda kesulitan dalam menutup buku dari bulan ke bulan.
- Banyak konsumen yang mengeluh karena sikap pelayanan para karyawan anda,yanf acuh tak acuh terhadap keluhan mereka atas produk dan servis toko anda.
- Karyawan-karyawan terbaik anda di gaet pihak saingan.
- Produk-produk dagangan anda banyak yang rusak sebagai akibat penanganan yang ceroboh atau berjubelnya jumlah stok barang yang tidak terkontrol.
- Para konsumen mulai bandel dan terlambat membayar hutang-hutang mereka.
- Keuntungan bersih perusahaan anda mulai menunjukkan penurunan dratis.
Perhatikanlah daftar problema tadi dengan seksama setiap bulan. Setiap ada problema yang timbul,jangan pernah menunda untuk segera mengambil tindakan. Kalau karyawan terbaik anda mau kabur ke pihak saingan,apakah anda bisa mempertahankannya dengan menaikkan gaji,atau menambah fasilitas-fasilitar tertentu? Kalau barang-barang banyak yang rusak akibat lantai yang kelewat licin,bisakah anda menyediakan karpet di beberapa tempat,agar para karyawan tidak jatuh ketika memindah-mindahkan barang tersebut?Bila keuntungan mulai surut,dapatkah anda menyediakan anggaran khusus untuk memasang iklan penyegaran dan pembaruan ,agar orang mau kembali berduyun-duyun mampir dan membeli di toko anda?dan lain sebagainya.
Jangan sekali-kali mengambil sikap 'wait and see' alias 'tunggu dan liat dulu', bila sudah ada salah satu problema semacam ini yang timbul. Bila anda tidak segera mengambil tindakan, dan hanya berharap bahwa keadaan bisa menjadi baik dengan sendirinya,maka kelak akan menyesal sendiri,setelah parah. Jadi ambillah langkah perbaikan secepat anda melihatnya. SALAM SUKSES !!!!!!!!!!!!!!!!!